Jumat 16 Desember jam 10 malam saya pulang dari acara natalan kampus. Sesampainya di kosan, ternyata teman teman saya belum pada tidur. Akhirnya kami membuat rencana dadakan untuk pergi ke Madura saat itu juga. Kita tidak tahu mau ngapain di madura, bahkan bensin di motor saya tinggal sedikit, tapi kita nekat saja berangakat ke madura.
Kami berangkat kira kira jam setengah 12. Kami langsung menuju jembatan Suramadu, tapi sebelumnya kami mampir ke pom bensin. Tapi ternyata pom bensinnya tutup. Apa daya, saya pun nekat tetap berangkat walaupun bensin saya sangat tiris. Ternyata angin di Suramadu sangat kencang, saya pun menyesal memakai celana pendek, karena terasa sangat dingin kaki saya.
Sesampainya di Madura, saya sangat beruntung menemukan tukang bensin eceran di pinggir jalan. Segera saya beli bensin, lalu kami melanjutkan perjalanan. Jalan berikutnya sangat gellllllap dan seppppi. Jalanan serasa milik kami. Jalanan itu sangat panjang dan menyeramkan karena gelap dan sepi. Perjalanan kami lanjutkan menuju Bangkalan. Sesampainya di Bangkalan, kami segera mencari alun alun dan berhenti untuk makan sate. Dan ternyata sate di Madura sangatlah enak.
Setelah kenyang kami lalu segera pulang karena sudah terlalu larut. Kami pun melewati jalan yang tadi, tapi kali ini keadaaannya dua kali lebih sepi dan dua kali lebih dingin. Sesampainya di jembatan Suramadu, kami pun dengan nekat berhenti untuk foto-foto, walaupun sebenarnya tidak boleh berhenti, namun karena sepi kami nekat saja. Lalu kami segera pulang dengan wajah lelah dan ngantuk. Sampai di kosan pukul setengah 4 pagi. Kami pun segera menuju kamar masing masing dan tidur.
Itulah pengalaman saya jalan jalan tengah malam ke Madura.
Sabtu, 17 Desember 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar