Blogger Templates

Minggu, 06 November 2011

Alangkah Lucunya (negeri ini) – Sebuah potret realita bangsa ini

  Alangkah Lucunya (negeri ini) adalah sebuah film yang disutradarai oleh Dedy Mizwar yang dibintangi oleh, diantaranya : Reza Rahadian, Tika Brayani, Tio Pakusadewo, H. Jaja Miharja ,dan Deddy Mizwar sendiri. Film yang ber genre satire comedy ini dibuat pada tahun 2010 dengan produser Zairin Zain.
poster
Naskah film yang baik didukung oleh akting para pemeran yang juga tidak kalah baik. Tidak hanya aktor yang sudah berpengalaman seperti Deddy Mizwar, tetapi aktor-aktor pendatang baru juga melakukan perannya dengan cukup baik.
Film ini berceritakan tentang Muluk (Reza Rahadian), seorang sarjana S1 yang belum juga mendapatkan pekerjaan dan sudah lama menganggur. Sebuah kebetulan ia bertemu dengan Komet, seorang pencopet jalanan yang beroperasi di pasar. Lalu ia pun dibawa ke markas pencopet dan dipertemukan dengan bos pencopet, Jarot (Tio Pakusadewo).
 Muluk pun lalu menawarkan kerjasama kepada para pencopet agar segera mendapatkan pekerjaan. Ia mengatur uang hasil mencopet dan bagaimana mereka harus merencanakan hidup mereka. Muluk pun mendapat  10% dari hasil mencopet sebagai imbalannya.
Lama kelamaan, Muluk pun menjadi akrab dengan mereka. Hati Muluk pun tergerak untuk membantu mereka. Dibantu kedua temannya, Muluk pun mulai mendidik  tentang agama dan kewarganegaraan kepada mereka. Selain itu, Muluk dan kedua temannya juga mengajari mereka mandi dan membersihkan tubuh mereka.
Muluk juga mengajari kepada para copet agar mencoba pekerjaan yang halal, yaitu menjadi pedagang asongan. Semua berjalan mulus sampai akhirnya ayah dari Muluk, Pak Makbul (Deddy Mizwar) pun mengetahui apa yang selama ini dikerjakan oleh anaknya itu.

Seperti pada film-film sebelumnya, Deddy Mizwar menyelipkan nilai-nilai moral yang banyak kita temukan di film ini. Deddy sukses menggambarkan bagaimana segala sesuatu berjalan tidak semestinya di negara kita ini.
Deddy menaruh peristiwa peristiwa miris yang terjadi ni negeri ini, sebagai contoh : Ia menggambarkan begitu banyaknya anak-anak tidak beruntung yang tidak berpendidikan harus mencari nafkah dengan cara yang tidak benar, masih ada orang yang menganggap pendidikan itu tidak penting, begitu banyaknya jumlah pengangguran di negara ini, bobroknya pemerintahan kita, dan masih banyak lagi.Deddy juga menyelipkan kejadian-kejadian kecil yang unik yang terjadi di Indonesia,seperti : iklan peramal di TV, presenter kuis di TV yang memberitahu jawaban kepada penjawab yang menelepon, dan masih banyak lagi.
Film ini, menurut saya, secara tidak langsung menyindir pemerintahan kita yang tidak mampu mengatasi masalah-masalah seperti yang saya tuliskan tadi, sehingga terjadi fenomena-fenomena semacam itu.
Menurut saya, film ini merupakan satu dari sedikit film bermutu yang diproduksi di Indonesia, yang selama ini dikuasai oleh film-film hantu yang berbau pornografi dan menurut saya tidak layak ditonton oleh segala kalangan. Selain hiburan , film ini juga menawarkan nilai-nilai moral yang tidak bisa kita dapatkan dari film-film tadi.
Jadi menurut hasil penilaian saya, film ini adalah film yang cukup bagus untuk ditonton oleh kita, karena menawarkan sesuatu yang berbeda dari film-film Indonesia yang selama ini kita sering jumpai di pasaran. Selain itu, film ini mengandung pesan-pesan moral yang sangat baik, dan juga akting dari para pemeran di film ini yang juga sangat baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar